Please Enable Javascript for Optimal Feature Usage Then Refresh This Page

TOPENG SI KANCIL

Digital Art, Illustration

632 0 0

TOPENG SI KANCIL

Digital Art, Illustration


Topeng si Kancil by Wundrio Wicaksono (Junkthink),seni digital,ilustrasi
You've liked some projects from this user.

VISITOR COMMENTS
Please log in to post visitor message..
 
PROJECT BY

ABOUT THE PROJECT
Di sebuah hutan hidup seekor Babi Hutan yang sangat kuat, dia memiliki taring yang tajam dan panjang. Babi Hutan ini sangat ditakuti, dia menganggap dirinya sebagai raja hutan. Tidak ada satu binatang pun yang berani melawannya. Singa, harimau, serigala, dan binatang buas lainnya tidak sanggup mengalahkan Babi Hutan ini.

Suatu ketika babi hutan sedang berjalan-jalan di tengah hutan. Saat itu ada segerombolan binatang yang sedang berkumpul. Babi Hutan dengan sengaja menyeruduk pohon mangga. Pohon itu pun langsung rubuh hanya dengan sekali seruduk.

“Ada yang berani melawanku disini?” gertak Babi Hutan.

Semua binatang tertunduk takut, tidak ada yang menjawab.
Tiba-tiba lewatlah Kancil, dia melenggang dengan santainya ditengah-tengah kerumunan. Hal ini membuat babi hutan merasa marah.

“Hai kancil, darimana kamu?” bentak Babi Hutan.
“Dari jalan-jalan, menikmati udara segar hutan ini,” jawab Kancil
“Kenapa kamu tidak mengajakku?” tanya Babi Hutan.
“Lebih enak jalan-jalan sendiri, kenapa juga aku harus mengajakmu,” jawab Kancil ketus.

Babi Hutan tidak suka dengan jawaban Kancil. Ia merasa jika Kancil sudah berani meremehkan dirinya.

“Apa katamu Kancil?”
“Kamu berani menentangku?”
“Selama ini tidak ada binatang di hutan ini yang berani melawanku. Singa pun sudah berhasil aku kalahkan,” ucap Babi Hutan yang mulai marah.
“Siapa takut!” jawab kancil dengan santai.

Ucapan Kancil ini membuat Babi Hutan semakin marah.

“Baiklah kancil, sekarang aku sedang ingin makan dagingmu yang lembut itu,” bentak Babi Hutan.
“Jika kamu ingin memakanku, kalahkan dulu aku. Besok kita bertemu ditempat ini, kita tentukan siapa yang lebih kuat diantara kita,” jawab Kancil yang sama sekali tidak merasa takut.
“Jika kamu yang lebih kuat dari aku, berarti kamu boleh memakan dagingku. Jika aku yang menang, berarti kamu harus tunduk padaku dan mengakui jika aku adalah binatang terkuat di hutan ini,” jelas Kancil.
“Bagus sekali usulmu Kancil, besok aku pasti bisa menikmati daging

Uploaded 14 April 2015

TAGS

STATISTICS
632 views
0 likes
0 comments