Please Enable Javascript for Optimal Feature Usage Then Refresh This Page

MUTIARA HITAM

Digital Art, Digital Painting, Illustration


Mutiara Hitam by Evan Raditya Pratomo (papercaptain),seni digital,digital painting,ilustrasi
Mutiara Hitam
Mutiara Hitam by Evan Raditya Pratomo (papercaptain),seni digital,digital painting,ilustrasi
Detail wajah gadis Papua
Mutiara Hitam by Evan Raditya Pratomo (papercaptain),seni digital,digital painting,ilustrasi
Alat musik kerang, Triton.
Mutiara Hitam by Evan Raditya Pratomo (papercaptain),seni digital,digital painting,ilustrasi
Dahan pohon dan dedaunan mewakili alam rimbun Pulau Biak
Mutiara Hitam by Evan Raditya Pratomo (papercaptain),seni digital,digital painting,ilustrasi
Terumbu karang meakili atol disekeliling Pulau Biak
Mutiara Hitam by Evan Raditya Pratomo (papercaptain),seni digital,digital painting,ilustrasi
Cendrawasih, selain sebagai burung khas Papua, juga mewakili letak Pulau Biak di Teluk Cendrawasih
Mutiara Hitam by Evan Raditya Pratomo (papercaptain),seni digital,digital painting,ilustrasi
Salah satu motif corak Papua
Mutiara Hitam by Evan Raditya Pratomo (papercaptain),seni digital,digital painting,ilustrasi
Mutiara Hitam, print on canvas 1x1m
You've liked some projects from this user.

VISITOR COMMENTS
Please log in to post visitor message..

ABOUT THE PROJECT
Mutiara Hitam

Sajojo yang diciptakan oleh alm. Mansar Wompere berkisah tentang seorang perempuan cantik dari desa yang menjadi dambaan para lelaki dan amat dicintai oleh kedua orang tuanya. Dengan lirik yang dituturkan dalam Bahasa Biak, Sajojo diyakini berasal dari Pulau Biak yang terletak di Teluk Cendrawasih, dekat sebelah utara pesisir Provinsi Papua yang kaya akan atol dan terumbu karang.

Pesona seseorang berasal dari dalam dirinya, dan apa yang ada di dalam dirinya, adalah lingkungan yang membentuknya. Ketulusan cinta orang tua, deburan nada samudera dari alat musik kerang Triton, dan kerimbunan alam hijau dibawah selimut langit biru, telah membentuk perempuan ini menjadi sosok yang berharga bagi sekitarnya. Bagai mutiara hitam, seperti sebutan Papua itu sendiri.

--
Karya ini diciptakan dalam rangka RUPANADA, Digital Art Exhibition yang diadakan 2-8 Mei lalu, di Gedung Jogja Gallery.

Uploaded 31 May 2014

TAGS

STATISTICS
2903 views
17 likes
4 comments